Jelang Pelelangan Barang Sitaan KPK Akhir September Nanti

Sustainability2015.com – Ajang pelelangan yang nantinya akan dilakukan oleh pihak KPK rencananya akan dilaksanakan pada 22 September 2017 mendatang. Keseluruhan mobil yang ada akan dibandrol dengan harga yang jauh dari harga aslinya.

Namun, KPK memasang harga dengan sangat miring karena alasan semua mobil yang akan dilelang sudah tidak dalam keadaan yang prima. Terlihat beberapa mobil yang sudah bertahun-tahun, bahkan sudah ada juga yang sampai tujuh tahun disita oleh pihak KPK. Dengan keadaan pada body luar terlihat karat dan beberapa baretan luka tergores yang halus.

Dengan keadaan yang seperti itu, Budi selaku salah satu pengelola lelang kali ini menyarankan agar segera membawa mobil ke bengkel setelah memenangkannya.

“Setelah menang di pelelangan, mobil harus segera dibawa ke bengkel terlebih dahulu. Karena kan sudah cukup lama tidak digunakan, hanya dipanaskan saja. Jadi sebelum kedapatan masalah yang parah, lakukan itu cepat-cepat,” katanya saat berbincang-bincang kepada calon pembeli di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Sebelum melakukan penawaran dan membawa pulang mobil lelang, para peserta harus mencari informasi terlebih dahulu akan kondisinya.

“Lebih bagus sih dicari dulu informasinya, kondisinya, jadi sudah tahu kekurangan mobil tersebut apa,” ungkap Budi.

Untuk mobil yang surat-suratnya tidak lengkap, dirinya mengatakan jangan khawatir karena pemenang akan mendapatkan surat risalah kehilangan dari KPK.

“Kan ada beberapa mobil yang tidak lengkap nih suratnya seperti BPKB. Nanti setelah menang dan bawa mobilnya pulang, dia akan dapat surat risalah kehilangan untuk mengurus BPKB-nya,” papar Budi.

“Itu juga harus disegerakan khususnya apabila mobil akan digunakan untuk sehari-hari,” tambahnya.

Menurut Budi dan rekannya pada kesempatan yang sama, seluruh kegiatan pengurusan mobil itu harus dilakukan sendiri.

“Segala urusan setelah pelelangan seperti servis dan mengurus surat-surat, itu di luar dari urusan kami, ya. Jadi si pemenang akan mengurusnya sendiri. Ingin dijual lagi atau digunakan sehari-hari, itu terserah mereka karena kami hanya menyelenggarakan lelangnya saja,” tutup rekannya itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *