Warga Jepang Pikir Ulang Untuk Miliki Mobil Pribadi

Sustainability2015.com – Di negara Jepang hampir keseluruhan penduduk berpikir ulang untuk membeli dan memiliki sebuah mobil. Berbeda sekali dengan para masyarakat yang ada di negara kita Indonesia yang kebanyakan dari mereka terus menerus dalam berlomba-lomba memliki mobil.

Alasan para warga negara Jepang memilih untuk tidak memiliki mobil yakni untuk lebih menghemat pengeluaran. Pasalnya, nanti jika mereka memiliki mobil akan ada banyak uang yang akan dikeluarkan untuk kebutuhan mobil itu sendiri.

Seperti yang disampaikan Rini tour guide pada ajang Tokyo Motor Show 2017 bersama Daihatsu, yang sudah tinggal di Tokyo Jepang sejak 1993.

“Memang untuk memiliki mobil di Jepang banyak yang harus berpikir ulang, dan biasanya yang memiliki mobil kebanyakan dari mereka yang jauh dari stasiun,” kata Rini.

“Saat memiliki mobil pengendara harus memikirkan parkiran di Jepang yang tidak murah, saat di kota-kota besar parkiran mobil bisa mencapai 600-800 Yen per jam-nya. Namun di Jepang sangat aman jadi memang tidak banyak petugas kepolisian yang berpatroli, karena semuanya dipantau CCTV,” tambah Rini.

Rini juga sempat menuturkan perihal kepemilikan mobil di Jepang sebenarnya tidak ada batasan untuk tiap orangnya.

“Kepemilikan mobil tidak dibatasi, tapi memiliki mobil itu harus punya parkiran. Kalau disini, satu mobil itu untuk bersama keluarga. Jarang satu keluarga memiliki 5 atau 10 mobil,” katanya.

“Karena kalau di rumah tidak ada parkiran tidak ada parkiran. Mereka harus menyewa, itu bisa 50 ribu yen per bulan di Tokyo kalau dipinggiran bisa lebih murah. Selain itu soal asuransi, pemilik kendaraan harus membayar asuransi, memang kalau mobil dibawah 50 ribu km, per tahun asuransinya akan lebih murah. Karena mobil hanya dipakai pada weekend saja,” tambahnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *