Daihatsu Jawab Keluhan Masyarakat Yang Impikan Kendaraan Irit Bahan Bakar

Sustainability2015.com – Tidak hanya para msayarakat yang ada di negara Ondonesia saja yang mengimpikan memiliki kendaraan yang irit dengan bahan bakarnya. Para warga yang merupakan penduduk Jepang juga menginginkan hal yang serupa. Dengan alasan tersebut maka Daihatsu lah yang manejadi satu-satunya jawaban.

Belum lama ini Daihatsu telah memperkenalkan teknologi yang irit bahan bakar. Teknologi baru dari Daihatsu tersebut telah diberi nama dengan E:S Technology. Ichiro Otaki Brand GM Daihatsu Motor Company (DMC) di pabrik Daihatsu, Shiga, Jepang pun berbagi informasi teknologi apa yang ditawarkan.

“Kami membuat teknologi yang bisa membuat konsumsi bahan bakar yang hemat. Bagaimana mobil mesin bensin bisa lebih hemat 20-30 persen. Karena kami menganalisa, warga Jepang sangat membutuhkan kendaraan yang hemat bahan bakar dan terjangkau,” ujar Ichiro.

“Untuk memaksimalkan potensial mobil, kami melakukan berbagai langkah diantaranya evolusi mesin, struktur mobil, dan energi. Teknologi ini kami beri nama e:s Technology,” tambahnya. Ichiro pun menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan Daihatsu.

“Evolusi mesin, dengan mesin yang ada kami melakukan perbaikan dengan memaksimalkan pembakaran agar lebih efisien dan menganalisa kembali komponen mesin yang kami gunakan (mengubah bahan material yang lebih baik-Red),” katanya.

“Kedua evolusi struktur mobil, salah satu perubahan yang kami lakukan ialah kami mengurangi hambatan angin, selain itu kami berhasil mengurangi bobot mobil hingga 80 kg,” tambahnya.

Disisi lain, terkait dengan evolusi energi Daihatsu hadirkan teknologi idle stop. Tujuannya supaya kendaraan dapat secara otomatis berhenti hanya dengan cara menekan pedal rem dengan waktu yang lumayan lama pada saat lampu merah.

“Untuk managemen energi, agar mobil menjadi efisien kami menciptakan idle stop. Kami meriview untuk tidak mengeluarkan energi saat berhenti dan mengeluarkan energi yang kecil saat berjalan, sehingga bisa sangat irit,” katanya.

“Dengan teknologi mesin konvensional (mesin bensin-Red) yang memiliki e:s Technology, Daihatsu bisa mencapai 35.9 km/liter. Ini yang dibutuhkan masyarakat Jepang,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *