Lowo Ireng Mobil Sport Dari Indonesia

Sustainability2015.com – Tidak kalah dengan negara-negara maju yang juga memproduksi mobil-mobil sportnya, diketahui Indonesia juga telah membuat sebuah mobil sport dengan nama Lowo Ireng.

Lowo Ireng dibuat oleh sekolompok mahasiswa kreatif dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Tidak hanya menciptakan sebuah mobil sport Lawo Ireng, para mahasiswa Sepuluh November juga membuat mobil listrik Ezzy II, motor listrik Gesits dan Bus Listrik.

Lawo Ireng sendiri diambil dari bahasa jawa dan memiliki arti yaitu kekelawar hitam dalam bahasa Indonesia.

“Lowo ireng itu identk dengan ITS. Karena kami hidupnya seperti kelelawar, lebih banyak di malam hari,” tutur Muhammad Nur Yuniarto, yang merupakan Dosen Teknik Mesin ITS sekaligus Direktur PUI SKO ITS

Lowo Ireng sendiri belum mengguanakan tenaga listrik dan masih mempergunakan bahan bakar minyak sebagai tenaganya, hal ini berbeda dengan ciptaan lainya Ezzy II yang sudah bertenaga listrik. Kendati demikian pihak ITS berfokus pada desain mobil, dari mulai bentuk, sistem pengapian hingga sistem keamanan.

Sistem pengapian menggunakan ECU Iqueteche yang merupakan buatan mahasiswa ITS sendiri, disandingkan dengan mesin Mitsubishi 6A13 Twin Turbo V6 2,5 liter dengan output 276 tenaga kuda pada 5.500 rpm dan torsi 367 Nm pada 4.000 rpm buatan Jepang. Mesin itu dulu biasa dipasang di mobil Mitsubishi Galant.

Mobil yang hanya bisa memuat dua orang penumpang ini memiliki bobot total 900 kg dengan sasis Chromoly Space Frame dengan bodi berbahan plat galvanish 0,6 mm. Ke depan, mobil ini juga akan dikembangkan dengan konsep mobil listrik.

“Kita rencananya akan bikin Lowo Ireng II yang pakai mesin listrik,” pungkas dia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *