Perlu Diketahui Oli Transmisi Juga Perlu Rutin Diganti, Ini Penjelasannya

Sustainability2015.com – Memiliki pengetahuan tentang perawatan kendaraan tentu menjadi kewajiban bagi para pemilik kendaraan. Namun, dalam beberapa perawatan oli tidak banyak yang tahu jika pergantian oli tidak hanya untuk mesin akan tetapi pergantian oli transmisi juga harus diperhatikan.

Mengetahui masih cukup banyak pemilik kendaraan yang masih belum mengetahui seberapa besar pergantian oli transmisi ini membuat seorangĀ  Supervisior Business Area Sales Departmen PT Astra Otoparts bernama Chinto Adiputera memberikan sedikit tanggapannya terkait ketidaktahuan para pemilik.

“Yang pertama masyarakat banyak yang tidak aware bahwa ada yang namanya oli transmisi, mereka pada umumnya hanya tahu ada oli mesin, itu yang pertama,” tuturnya Chinto Adiputera.

Namun, tidak hanya sedikitnya pengetahuan dari pemilik kendaraan yang jadi perhatian Chinto, sikap cuek dari pemilik yang sudah mengetahui pentingnya pergantian oli transmisi juga sangat disayangkan.

“Kadang ada orang yang pakai mobil sudah 5 tahun atau sudah 100.000 km lebih, mereka belum sama sekali ganti oli transmisi dari pertama kali beli, itu kesalahan pada umumnya, jadi memang itu perlu diganti,” kata Chinto.

Membahas tentang masalah apa yang akan dialami mobil yang tidak rutin mengganti oli transmisinya, Chinto mengatakan jika oli yang kualitasnya sudah berkurang karena tidak diganti akan memberi efek buruk untuk mesin.

“Karena oli itu ada dua aspek, yaitu jumlah dan kualitas, jumlahnya cukup belum tentu kualitasnya masih baik, jadi kenapa itu perlu diganti olinya? Karena secara kualitas oli itu bisa mengalami penurunan kualitas, dari yang sebagaimana harusnya, kalau kualitasnya menurun yang terjadi banyak, perlindungan jadi nggak maksimal dari yang seharusnya bisa menjaga gigi itu tetap bagus dari menjadi berkurang karena kualitasnya sudah berkurang,” jelasnya.

Yang terakhir, jika pemilik mobil sudah cukup peduli pentingnya oli transmisi, dan mengganti secara berkala oli transmisinya, kebanyakan dari mereka salah memilih spesifikasi. “Contoh kalau transmisinya menggunakan torque converter mereka masukan tipe oli yang CVT, itu sudah beda jauh jenis olinya, jadi tidak bisa dicampur,” ucapnya Chinto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *