China Mampu Produksi Mobil Listrik Yang Dibaderol Dengan Harga Yang Relatif Murah Sekitar 130 Jutaan

Sustainability2015.com – Hingga saat ini terkait dengan harga mobil listrik yang jauh lebih mahal dengan mobil yang memiliki bahan bakar minyak. Yah meskipun ada insentif yang diberikan oleh beberapa pemerintah yang memang mengaku sangat berat untuk bisa menurunkan harga mobil listrik.

Akan tetapi, berbeda dengan apa yang terjadi di China. Seperti yang telah beberapa waktu ini diketahui, di China mobil listrik berhasil dijual dengan harga yang relatif dikatakan rendah lantaran adanya teknologi pencetakan 3D.

Hal tersebut dibuktikan dengan mobil yang biasanya dijual dengan harga Rp 500 jutaan saat ini hanya dijual dengan harga sekitar Rp 130 jutaan saja. Salah satu perusahaan yang ada di China, Chinese Polymaker merupakan perusahaan yang mempunyai spesialisasi dalam percetakan 3D yang bekerja sama dengan produsen mobil X Electrical Vehicle Limited (XEV).

Seperti kabar yang sedang berhembus baru-baru ini, terdengar jika perusahaan satu ini memiliki cita-cita untuk bisa menciptakan mobil produksi massal dengan menggunakan pencetakan 3D.

“XEV adalah pencetakan 3D pertama yang benar-benar nyata,” ujar CEO Polymaker Luo Xiaofan.

“Memang banyak perusahaan yang menggunakan pencetakan 3D untuk produksi, tapi tidak ada yang bisa dibandingkan dengan XEV dalam hal ukuran, skala dan intensitas,” imbuhnya.

Mobil listrik yang disebut dengan LSEV itu hanya memerlukan waktu selama tiga hari saja untuk mencetaknya. Namun ada terkecualinya untuk sasis dan jok yang hingga kini masih membutuhkan sebuah komponen dari pihak pemasok otomotif biasa.

Mobil tersebut diberitakan mampu berjalan hingga 150 km dengan menggunakan kecepatan maksumum 70 km/jamnya. Mobil pabrikan China satu ini juga memiliki suku cadang yang berjumlah sedikit sekitar 57 buah saja. Yang lebih dahsyat lagi, mobil sudah dipesan oleh layanan pos Italia dan pihak lainnya sebanyak 7.000 unit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *