Dampak Kenaikan Tarif, Toyota Hentikan Impor di AS

Sustainability2015.com – Di kala semua produsen mobil sedang berusaha untuk memperluas jaringannya, salah satu raksasa otomotif asal Jepang yaitu Toyota dikabarkan akan menghentikan impornya untuk Amerika Serikat (AS).

Keputusan tersebut akan terjadi jika Presiden Donald Trump menindak lanjuti ancamannya menaikkan tarif kendaraan. Hal tersebut juga diakui chief executive officer Toyota Amerika Utara, Jim Lentz.

“Jika naik menjadi 10 persen atau 25 persen, kami harus mengevaluasi apa yang harus dilakukan. Dalam beberapa seri, kami dapat menaikkan harga. Pada seri lain, kita dapat menghentikan impor, dan kemudian konsumen akan memiliki lebih sedikit pilihan,” tutur Lentz.

Berdasar informasi juga diketahui jika 2,4 juta kendaraan yang dijual di AS setiap tahunnya merupakan setengah dari hasil inpor luar negeri. Salah satunya adalah RAV4 yang di impor dari Jepang dan Kanada.

Selain itu, Kanada juga memasok 95 persen dari sekitar 108.000 unit model Lexus RX yang dijual di AS. Sebaliknya, sedan Camry yang terjual 387.000 unit kendaraan pada tahun lalu, 90 persen di antaranya dibangun di Kentucky.

Di sisi lain, Toyota juga sedang dalam proses membangun pabrik ke-11 di Amerika Serikat. Pabrik perakitan mobil tersebut, dibangun bersama dengan Mazda Motor Corp di daerah Huntsville, Alabama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *